Minggu, 05 September 2010

Percayalah..


Pengakuan meluncur dari mulut kecil ini.
Untuk sebuah kesetiaan yang tak tahu entah sampai kapan.
Untuk sebuah kebersamaan yang berjalan jauh ke depan merangkai sebuah ikatan.

Bukan hal yang mudah membuat orang lain tersenyum dengan keberadaan kita.
Sulit untuk membuat suatu kepercayaan ini hadir..

Benteng ini tak rela kutinggal pergi, tapi tak rela juga ku terdiam di dalamnya.
Dunia maha luas, tak cukup setahun untuk mengungkap semua misteri di dalamya.
Mengungkap semuanya adalah suatu fantasi yang ingin teraih selama ini.

Bukan suatu kemunafikan ketika debu ingin bebas mangalir bersama angin untuk menjangkau dunia.
Suatu keinginan besar ketika sang elang mengudara menyaksikan keagungan sang Pencipta.
Suatu kebahagiaan ketika sang semut berkumpul dengan semua koloni dalam sebuah kebesaran dunia.

Begitu sulitkah sebuah kepercayaan ini tertimpa di pundakku?
Begitu rentan kah aku dengan sebuah kepercayaan sehingga tak sedikitpun kepercayaan ini singgah?

Sebuah kekangan yang ingin aku lepaskan dengan sejuta keinginanku untuk terikat dan bebas.
Sampai kapan sang debu selalu dicurigai ketika terbawa angin untuk melihat luasnya  cakrawala.
Sampai kapan sang semut diharuskan  sebuah pengakuan ketika sedikit mengenal sahabat barunya.

Perbedaan adalah keberagaman.

Dunia menjadi ramai dengan sebuah perbedaan.

Akankah perbedaan tak bisa untuk menjadi sebuah penghargaan?
Akankah perbedaan akan selamanya menjadi perbedaan?
Akankah perbedaan selalu menimbulkan suatu peperangan?
Ataukah perbedaan selamanya akan menjadi sebuah rahasia sang Pencipta?

2 komentar:

  1. percaya itu perlu,salam kenal

    BalasHapus
  2. Perbedaan adalah suatu anugerah dari sang MAHA PENCIPTA yang bisa menjadikan keindahan di dunia ini, jika peperangan yang terjadi itu bukan berarti karena perbedaan, akrena perbedaanlah diri ini terukur dan karenah perbedaanlah kita bisa menilai hidup ini.....

    BalasHapus